Jumat, 29 Juni 2012

Dunia Hewan

Hewan, seperti halnya tumbuhan juga salah satu makhluk hidup yang diciptakan oleh Tuhan untuk kepentingan hidup umat manusia dan keseimbangan alam, layaknya penciptaan tumbuhan tentunya hewan diciptakan dengan adanya maksud dan manfaat yang ada di dalamnya. Begitu banyak jenis hewan yang ada di bumi ini, mulai dari yang kecil hingga yang sangat besar, maha tinggi ciptaan Tuhan. Disini kami Herbal Organik Indonesia akan coba mengulas tentang dunia hewan dari sudut pemanfaatnya untuk kehidupan manusia  terlebih dalam sub bahasan dunia pengobatan dan bahan pangan

Untuk lebih jelasnya tentang kedua sub pokok bahasan hewan dalam pemanfaatan dalam pengobatan dan bahan pangan, dapat anda sekalian lihat di link di bawah ini dengan mengklik gambar yang ada:






Dunia Tumbuhan

Tumbuhan adalah salah satu bentuk makhluk hidup yang diciptakan oleh Tuhan untuk kepentingan hidup umat manusia dan keseimbangan alam, tentunya kata kepentingan mengandung maksud tertentu. Tidak ada ciptaan dari Tuhan yang tidak mengandung maksud dan manfaat di dalamnya begitu juga dengan tumbuhan. Indonesia sendiri yang merupakan negara subur di daerah katulistiwa merupakan negara yang sangat kayak dengan sumber kekayaan hayati dalam hal ini tumbuhan. Disini kami Herbal Organik Indonesia akan lebih banyak mengulas dunia tumbuhan dari sisi pemanfaatnya yang luar biasa luas khususnya dalam hal pengobatan dan bahan pangan

Untuk lebih jelasnya tentang sub pokok bahasan tumbuhan dalam pemanfaatan untuk pengobatan dan bahan pangan, dapat anda sekalian lihat di link dibawah ini dengan mengklik gambar yang ada:





Standar Organik

  • Hormatilah metode pertanian primitif alami dengan segala penghargaannya terhadap alam. Dengan demikian, perlindungan lingkungan hidup adalah sebuah konsep dasar yang diterapkan dalam pertanian organik.
  • Pengolahan lahan tanah organik baru bisa dilakukan setelah tiga hingga tujuh tahun lahan tersebut dibiarkan kosong sehingga material-material organik alami tidak dirusak oleh bahan kimia.
  • Lahan pertanian organik tidak saja harus jauh dari hiruk-pikuk kehidupan kota yang ramai, jauh dari polusi lingkungan dan juga harus dilindungi dengan Zona Penyangga yang menjaga lahan pertanian organik dari pencemaran akibat lahan pertanian (non organik) di sekitarnya.
  • Hilangkan penggunaan pestisida, penyubur kimia, antibiotik, hormon, steroid dan bahan kimia lainnya.
  • Makanan organik tidak boleh dimodifikasi secara genetis (Genetically Modified Organism / GMO).
  • Mengadopsi prinsip keseimbangan ekologis alam dengan menggunakan pengendali hama alami, metode kendali penangkapan hama alami. Misalnya : ladybug atau sejenis kumbang kecil adalah serangga karnivora yang mengurangi kerusakan panen dengan cara memangsa hama.
  • Tanah organik yang subur penuh dengan mikro organisme aktif dan kandungan organik yang menyimpan air dengan kapasitas mengagumkan. Penggunaan tingkat nitrogen dan fosfor yang tinggi ini meningkatkan pertumbuhan sehat tanaman.
  • Pengolahan berotasi diterapkan pada pertanian organik untuk meningkatkan kesuburan tanah serta menjaga integritas struktur fisik tanah tersebut.
  • Makanan organik haruslah mengalami kontrol kualitas dan kondisi produksi yang ketat sebelum menerima sertifikat organik yang diterbitkan oleh pemerintah.
  • Penggunaaan bahan kimia, pewarna buatan, bahan pengawet dan pengatara penyeimbang dalam makanan organik dilarang keras mulai dari proses penanaman, pemanenan, pemrosesan, pengemasan dan transportasi.

Standar Herbal

Obat herbal yang diproduksi dan dijual ke masyarakat umum harus memenuhi aturan yang ditetapkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), antara lain khususnya mengenai persyaratan obat tradisional.
Beberapa Persyaratan Obat Tradisional
Untuk serbuk (berupa butiran homogen dengan derajat halus yang cocok; bahan bakunya berupa simplisia/bahan kering):
  • Kadar air tidak lebih dari 10%.
  • Angka kapang (semacam jamur yang biasanya tumbuh pada permukaan makanan yang sudah basi atau terlalu lama tidak di olah), dan khamir (ragi) tidak lebih dari 10.
  • Mikroba patogennya negatif/nol.
  • Aflatoksin tidak lebih dari 30 bpj (bagian per juta).
  • Serbuk dengan bahan baku simplisia dilarang ditambahkan bahan pengawet.
  • Wadah tertutup baik, disimpan pada suhu kamar, ditempat kering dan terlindung dari sinar matahari.
Untuk kapsul (obat tradisional yang terbungkus cangkang keras atau lunak):
  • Waktu lunak tidak lebih dari 15 menit.
  • Isi kapsul harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

  1.  Kadar air isi kapsul tidak lebih dari 10%
  2. Angka kapang dan khamir tidak lebih dari 10
  3. Aflatoksis tidak lebih dari 30 bpj.
  4. Dalam wadah tertutup baik, disimpan pada suhu kamar, ditempat kering dan terlindung dari sinar matahari.

Minggu, 17 Juni 2012

Standar Herbal Organik

Begitu banyak istilah kata herbal organik disematkan pada banyak topik bahasan, namun demikian semua tersebut belumlah dapat dikatakan sebagai herbal ataupun organik, jikapun dapat dikatakan herbal organik namun belum tentu juga merupakan herbal organik yang terbaik atau herbal dan organik yang anda cari sesuai dengan kebutuhan dan manfaat yang anda inginkan. Dikarenakan herbal dan organik mempunyai standar tertentu dan tingkatan, hal ini disesuaikan dengan proses yang dilakukan pada kedua hal tersebut. Untuk perlulah kita menelaah lebih lanjut tentang standar herbal dan organik agar kita tidak keliru dan mendapatkan manfaatnya yang istimewa dan luar biasa.
Berikut adalah paparan standar herbal dan organik yang dapat anda lihat dengan mengklik link di bawah ini:







Tentang Organik

Organik secara umum dapat diartikan zat-zat yang berasal dari makhluk hidup dalam hal ini lebih banyak dikaitkan dengan hewan dan tumbuhan, dikarenakan lebih banyak untuk kepentingan hidup manusia. Ada juga yang mengatakan organik adalah segala yang yang mempunyai sifat asli, alami dan tidak tercermar sehingga dalam proses akhirnya lebih mudah diterima oleh tanah jika tidak terpakai (sampah) sehingga tanah lebih mudah mengurainya.

Dalam abad ini, kata, budaya dan kebiasaan organik mendapatkan tempat khusus dihati banyak orang. Hal ini tentunya dikarenakan oleh alasan utama yaitu kondisi bumi yang makin tidak baik, dimana banyak pencemaran di mana mana pada komponen penyusun bumi yaitu air, udara dan tanah. Sehingga banyak segala sesuatu yang dihasilkan dari komponen tersebut tidak mempunyai kesan alami lagi, jikapun terkesan alami akan menjadi tidak alami atau asli oleh ulah manusia sendiri karena oleh manusia dicampur dengan zat-zat yang merugikan dampaknya tentunya kembali pada manusia itu sendiri. Maka dari itu perlu sebuah pemikiran, kerja dan inovasi yang meminimalkan hal tersebut. Sehingga salah satu bentuk peminimalan dampat tersebut adalah bermunculan kata-kata organik dalam label kehidupan manusia

Munculnya label-label kata organik tersebut tujuannya adalah untuk membalikan keadaan yang manusia perbuat sendiri. Sebagai perbandingan, munculnya label organik pada makanan organik adalah untuk membalikan keadaan dimana selama ini manusia di abad sekarang lebih banyak makan makanan yang yang anorganik dimana banyak segala bahan-bahan tidak alami yang dicampurkan didalamnya demi memperbaiki nilai dari makanan tersebut seperti tampilannya, keawetannya sampai nilai gizinya. Selain datang dari dunia makanan, kata organik juga muncul dalam dunia pengobatan, kata pengobatan secara organik ini muncul tentunya untuk membalikan usaha manusia untuk membalikan kesehatannya yang selama ini muncul karena kondisi bumi yang tercemar, makanan anorganik yang mereka makan dan pengobatan anorganik dalam hal ini kimia yang mereka konsumsi, khusus pengobatan anorganik yang mereka konsumsi tentunya dampaknya akan luar biasa, dimana akan ada efek samping pada tubuh yang mengkonsumsinya dan tentunya akan menimbulkan efek klimaks ke anorganikan pada tubuh manusia itu sendiri dikarenakan yang ada di dalam tubuhnya menumpuk zat yang tidak alami. Untuk itu organik diperlukan untuk menyeimbangkan itu semua, organik diperlukan untuk mengeluarkan itu semua dan organi diperlukan untuk mengobati zat tidak alami yang tertinggal di dalam tubuh manusia

Untuk informasi lain tentang organik, makanan organik, pengobatan organik dan segala yang berhubungan dengan organik dapat melihat informasi link dibawah ini:



Rabu, 06 Juni 2012

Sejarah Obat Herbal

Di catatan sejarah, studi mengenai tumbuh-tumbuhan herbal dimulai pada 5,000 yang lalu pada bangsa Sumerians, yang telah menggunakan tumbuh-tumbuhan herbal untuk kepentingan pengobatan, seperti itu seperti pohon salam, sejenis tanaman pewangi, dan semacam tumbuhan. Orang-orang Mesir dari 1000 BC. dikenal untuk memiliki digunakan bawang putih, candu, minyak jarak, ketumbar, permen, warna/tanaman nila, dan tumbuh-tumbuhan herbal lain untuk pengobatan. Pada zaman Rasulullah SAW, beliau menggunakan obat-obat herbal seperti habbatussaudah yang saat ini masih banyak digunakan untuk mengobati beberapa penyakit seperti meningkatkan stamina, mencegah alergi, mengontrol tekanan darah kadar gula dalam darah, memecah batu ginjal, dll.


Dalam dokumen Kuno juga menyebutkan penggunaan tanaman/jamu herbal, termasuk tanaman mandrak (beracun), vetch, sejenis tanaman pewangi, gandum, jewawut, dan gandum hitam.Buku mengenai tumbuhan herbal dari Cina tercatat sekitar tahun 200 SM yang memuat 365 tumbuhan obat dan penggunaan-penggunaan tumbuhan herbal tersebut, diantaranya disebutkan termasuk ma-Huang, yang memperkenalkan efedrina kepada pengobatan modern. Bangsa Yunani dan bangsa Roma kuno melakukan penggunaan tanaman herbal untuk penyembuhan.

Sebagaimana tertulis dalam catatan Hipocrates, terutama Galen praktek bangsa Yunani dan Roma dalam pengobatan herbal menjadi acuan dalam pelaksanaan pengobatan di barat pada kemudian hari. Yunani dan praktek-praktek Roma yang berhubung dengan obat, seperti yang dipelihara di dalam tulisan Hippocrates dan - terutama -Kekasih, yang dengan syarat polapola untuk pengobatan barat yang kemudiannya. Hippocrates menganjurkan pemakaian herbal yang sederhana, seperti udara yang sehat,segar dan bersih, istirahat dan diet yang wajar. Sedangkan Galen menganjurkan penggunaan dosis-dosis yang besar dari campuran-campuran obat termasuk tumbuhan, binatang, dan ramuan-ramuan mineral.

Para ahli kedokteran bangsa Yunani merupakan orang Eropa yang pertama yang membuat acuan penggunaan-penggunaan dari tumbuhan obat, De Materia Medica. Pada abad pertama sesudah masehi, Dioscorides menulis suatu ringkasan dari lebih 500 tumbuhan yang menjadi bahan acuan selama abad ke 17. Sama pentingnya bagi ahli pengobatan herbal dan ahli tumbuhan di temukan buku dari bangsa Yunani, Historia Theophrastus Plantarum, yang ditulis pada abad ke 4.